#SaveHajiLulung masih menjadi menjadi trending tropic, bahkan hastag Haji Lulung tersebut terus menjadi perbincangan hangat selama beberapa hari terakhir ini. Semakin tenarnya #SaveHajiLulung ini mengalahkan ketenaran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang mengkoreksi dengan coretan “Pemahaman Nenek Lu!”.
Selain itu, Jumlah Tweet per hari yang bermunculan di media sosial Twitter terhitung melebihi pembicaraan mengenai Jokowi yang saat ini sedang berjuang menghapuskan kriminalisasi KPK. Coretan “Pemahaman Nenek LU!” oleh Ahok yang sebelumnya hangat di perbincangkan itu pun kini juga sudah semakin tersingkirkan dengan munculnya trend #SaveHajiLulung. Perhitungan tersebut ada sejak munculnya #SaveHajiLulung tepatnya pada 3 Maret 2015, seperti dilansir dari iberita.com.
#SaveAhok sebelumnya juga sempat menjadi tranding topic. Namun itu berbeda dengan #SaveHajiLulung yang yang merupakan Wakil Ketua DPRD Jakarta. Tweet Haji Lulung yang nama lengkap Abraham Lunggana itu sebenarnya hanya tentang ejekan belaka.
Puncak volume tweet #SaveHajiLulung terjadi pada 6 Maret dengan total 138.900 tweet dalam sehari. Hari berikutnya, meskipun jumlah kicauan menurun drastis ke 81.817, #SaveHajiLulung tetap lebih populer daripada Jokowi dan Ahok.
Melihat grafik jumlah tweet periode 6 Februari–8 Maret, total kicauan tentang adalah Jokowi 1.434.807, Ahok 809.513, dan #SaveHajiLulung 245.167.
Jika dibandingkan dengan puncak ketiga topic diatas, tweet terbanyak yang membahas Jokowi terjadi pada tanggal 18 Februari ketika Presiden Jokowi batalkan pelantikan Budi Gunawan dan mengangkat Badrodin Haiti sebagai Kapolri yang baru (119.379 tweet).
Selang beberapa hari Ahok juga mencatatkan topic dengan total kicauan 78.915, saat itu ketika Gubernur DKI Jakarta mulai mengungkapkan dugaan “dana siluman” RAPBD Jakarta 2015 serta coretan “Pemahaman Nenek Lu!”.
Kedua topic dari Ahok dan Jokowi tersebut tetap saja tak mampu menyaingi jumlah tweet #SaveHajiLulung yang saat ini menjadi popular yang jumlah total tweet mencapai 138.900 yang terhitung pada 6 Maret.
![]() |
| Trend Haji Lulung Kalahkan Ahok |
Selain itu, Jumlah Tweet per hari yang bermunculan di media sosial Twitter terhitung melebihi pembicaraan mengenai Jokowi yang saat ini sedang berjuang menghapuskan kriminalisasi KPK. Coretan “Pemahaman Nenek LU!” oleh Ahok yang sebelumnya hangat di perbincangkan itu pun kini juga sudah semakin tersingkirkan dengan munculnya trend #SaveHajiLulung. Perhitungan tersebut ada sejak munculnya #SaveHajiLulung tepatnya pada 3 Maret 2015, seperti dilansir dari iberita.com.
#SaveAhok sebelumnya juga sempat menjadi tranding topic. Namun itu berbeda dengan #SaveHajiLulung yang yang merupakan Wakil Ketua DPRD Jakarta. Tweet Haji Lulung yang nama lengkap Abraham Lunggana itu sebenarnya hanya tentang ejekan belaka.
Puncak volume tweet #SaveHajiLulung terjadi pada 6 Maret dengan total 138.900 tweet dalam sehari. Hari berikutnya, meskipun jumlah kicauan menurun drastis ke 81.817, #SaveHajiLulung tetap lebih populer daripada Jokowi dan Ahok.
Melihat grafik jumlah tweet periode 6 Februari–8 Maret, total kicauan tentang adalah Jokowi 1.434.807, Ahok 809.513, dan #SaveHajiLulung 245.167.
Jika dibandingkan dengan puncak ketiga topic diatas, tweet terbanyak yang membahas Jokowi terjadi pada tanggal 18 Februari ketika Presiden Jokowi batalkan pelantikan Budi Gunawan dan mengangkat Badrodin Haiti sebagai Kapolri yang baru (119.379 tweet).
Selang beberapa hari Ahok juga mencatatkan topic dengan total kicauan 78.915, saat itu ketika Gubernur DKI Jakarta mulai mengungkapkan dugaan “dana siluman” RAPBD Jakarta 2015 serta coretan “Pemahaman Nenek Lu!”.
Kedua topic dari Ahok dan Jokowi tersebut tetap saja tak mampu menyaingi jumlah tweet #SaveHajiLulung yang saat ini menjadi popular yang jumlah total tweet mencapai 138.900 yang terhitung pada 6 Maret.

