Potensi Solok Beserta Biografi Orang-orang Inspiratif

Kamis, 28 Januari 2016

Wuih.....Mendagri Minta Tidak Usir Ahmadiyah, Begini Reaksi Gubernur

ILUSTRASI


Gubernur Babel H Rustam Effendi menilai statemen Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengenai Bupati Bangka H Tarmizi Saat yang diminta tidak mengusir Warga Ahmadiyah Indonesia (JAI) dari Kabupaten Bangka karena belum mendengar laporan yang sebenarnya.



"Saya pikir begini itukan kita belum mendengar laporan resmi dari kabupaten. Mungkin itu dalam kondisi emosional dia (Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo-red) bicara," kata Rustam usai meresmikan 12 gedung proyek pembangunan Kabupaten Bangka tahun 2015, Kamis (28/1/2015) di Gedung Dekranasda Kabupaten Bangka.

Pada prinsipnya jika masyarakat sudah resah keberadaan Ahmadiyah juga tidak bisa dibiarkan. Untuk itu jika ingin memulangkan JAI ke daerah mereka bisa dilakukan dengan baik.





"Bagaimana kita secara beradab mengantarkannya. Kalau memang harus, meninggalkan, ya konsekuensinya bagaimana memulangkan orang itu (Ahmadiyah-red) secara baik," kata Rustam.

Untuk itu ia menunggu laporan dari Bupati Bangka H Tarmizi Saat. Jika sudah diputuskan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) maka diserahkan kepada pemerintah pusat.

"Kalau ini sudah diputuskan oleh forkominda, mau tidak mau kita harus dorong ini ke pusat. Nanti pusatlah yang akan memberikan solusi yang terbaik sesuai kepentingan negara, bangsa dan regional," jelas Rustam.
Dia sudah membahas dan bertemu dengan forkominda dimana bupati akan menyampaikan laporan kepadanya. Kemudian diadakan rapat forkominda kembali dan ia akan membawa persoalan Ahmadiyah tersebut ke pusat.




sumber: bangkapos
Facebook Twitter Google+

Back To Top