Potensi Solok Beserta Biografi Orang-orang Inspiratif

Senin, 11 April 2016

Pembangunan Gedung DPRD Jadi Prioritas Musrenbang Kota Bukittinggi Untuk Tahun 2017


MINANG TERKINI : Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengusulkan agar Pembangunan Kantor DPRD dapat menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur tahun 2017 karena anggaran Detail Engineuring Disignt (DED) . Sementara untuk lokasi kami sesuai dengan pembicaraan dengan pimpinan dewan akan dilakukan di Gantiang Kelurahan Manggis Ganting Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS).
 
“Kalau bisa tahun sekarang dilakukan peletakan batu pertamanya, karena anggaran untuk DED sudah dianggarkan dalam APBD 2016” ujar Ramlan Nurmatias pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Bukittinggi Tahun 2017, di Hall Balai Kota Bukittinggi, Senin (11/4/2016).
 
Pembangunan kantor dewan kata Ramlan, harus dibuat dengan konsep bagus dan bisa terpakai dalam waktu lama dengan memperhatikan perkembangan kota. Tujuan dibuat di Garegeh untuk perluasan pembangunan ke arah Kecamatan MKS.
 
Pada pembukaan Musrenbang Kota Bukittinggi 2017, nampak hadir Kabid Sosbud Bappeda Sumbar Yulius Honesty, Wakil Walikota Irwandi, Ketua DPRD Beny Yusrial, Wakil Ketua DPRD Trismon dan Yontrimansyah, Ketua Komisi I DPRD M. Nur Idris, Muspida, Sekda dan pimpinan SKPD, ninik mamak dan bundo kandung, utusan  kecamatan, pimpinan BUMN/BUMD serta undangan lainnya.
 
Lebih lanjut Walikota Ramlan menjelaskan tahun 2017 merupakan tahun pertama RPJMD periode 2016-2021. Tahun ini akan dilakukan percepatan pembangunan infrstruktur sebagai penunjang pembangunan kota Bukitinggi. Disekitar kawasan jam gadang akan dikembangkan menjadi pendistrian. Begitu juga untuk kebun binatang akan dilakukan revitalisasi dengan bantuan pusat sebesar 104 miliar.
 
DPRD Sampaikan Pokok-Pokok Pikiran
 
Pada acara Musrenbang Kota Bukittinggi tersebut, DPRD Bukittinggi menyampaikan Pokok-Pokok Pikiran DPRD dalam penyusunan RKPD 2017. Pokok-Pokok Pikiran DPRD itu langsung disampaikan oleh Ketua DPRD Beny Yusrial.
 
Beny Yusrial menerangkan beberapa point-point masukan dari berberbagai bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pariwisata dan urusan pemerintahan lainnya. Bidang pendidikan kata Beni, DPRD meminta peningkatan kualitas pendidikan di semua jenjang dan pendidikan gratis sampai tingkat SLTA serta bantuan pendidikan bagi anak kurang mampu.
 
Sementara untuk bidang kesehatan, DPRD mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di puskesmas serta pemberian obat grtais kepada masyarakat Bukittinggi. Pada pemaparan tersebut DPRD juga memnyampaikan usulan untuk memperhatikan keberadaan pendidkikan non formal berupa Madrasah Dinitah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dengan memberikan bantuan operasional masing-masing MDTA sebesar 20 juta sampai 30 juta.
 
“Kami mengusulkan adanya penyedian dana operasional MDTA sebesar 20 juta sampai 30 juta per MDTA. Juga memperhatikan pemberian insentif bagi guru MDTA, mubaligh dan garim masjid,” ujar Beny.

Lebih lanjut Beny mengemukakan bahwa khusus untuk usulan bidang infrastruktur, DPRD sudah menyampaikan dalam pokok-pokok pikiran yang sudah disampaikan kepada Bapeda berdasarkan masukan reses dan aspirasi masyarakat. (mt/Gus)



Source http://ift.tt/1Q3E7Gm

Facebook Twitter Google+

Back To Top