Potensi Solok Beserta Biografi Orang-orang Inspiratif

Rabu, 06 April 2016

Renovasi TMSBK Bukittinggi Ditargetkan Mampu Tingkatkan Kunjungan


MINANG TERKINI : Renovasi secara besar-besaran yang akan dilakukan terhadap Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), diperkirakan akan meningkatkan jumlah pengunjung per tahun ke objek wisata itu hingga dua kali lipat.
 
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Melfi Abra, Kamis (7/4/2016) mengatakan, saat ini, rata-rata pengunjung pertahun berjumlah 400.000 orang, setelah renovasi diperkirakan akan meningkat menjadi 800.000 pengunjung per tahun karena sejumlah perubahan yang dilakukan.
 
“Renovasi TMSBK saat ini dalam tahap perencanaan yakni pembuatan 'grand design' dan rencana penyusunan detail kawasan atau Detail Engineering Design (DED) yang dilakukan oleh tim konsultan dari luar negeri,” ujarnya.
 
Renovasi ini sambung Melfi Abra, didanai oleh pemerintah pusat dengan biaya diperkirakan sebesar Rp105 miliar. Namun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan ada kemungkinan penambahan atau pengurangan dana bergantung hasil survei dari tim konsultan.
 
Selama masa renovasi tersebut, ia melanjutkan, tentu akan ada penutupan TMSBK secara bertahap ataupun secara keseluruhan untuk kelancaran pekerjaan.
 
"Namun penutupan itu baru dilakukan pada saat pengerjaan pembangunan dilaksanakan, belum ditentukan waktunya," tukasnya.
 
Melfi Abra menambahkan, penutupan tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Namun setelah renovasi, akan memberi pengaruh positif.
 
"Berdasarkan survei dari tim konsultan, hal itu akan dapat diatasi karena pengunjung akan meningkat segera setelah pembukaan kebun binatang yang baru dengan taraf internasional," ujarnya.
 
Terkait retribusi TMSBK yang saat ini berjumlah Rp6 miliar pertahun, diperkirakan juga akan meningkat menjadi Rp12 miliar pada tahun pertama setelah pembukaan disebabkan salah satunya karena publikasi dari berbagai media.
 
"Kebun binatang juga nantinya diharapkan akan menjadi objek wisata yang lebih memberi nilai pendidikan karena koleksi satwa baik dari Indonesia maupun luar negeri," tambahnya.
 
Satwa di TMSBK nantinya akan terdiri dari 70 spesies yaitu 50 spesies satwa Indonesia, 11 spesies satwa luar negeri dan sembilan spesies ikan endemik Sumatera yang dilindungi.
 
"Hal tersebut sudah dibicarakan bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan akan dikoordinir oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar," tukasnya. (mt/Gus)
 


Source http://ift.tt/23jdUwU

Facebook Twitter Google+

Back To Top